Selasa (21/7/2026) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut As-Syifa secara resmi mengumumkan daftar penerima Dana Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun 2026. Informasi ini disampaikan setelah Rektor Institut As-Syifa, Dr. Sofyan Puji Pranata, S.P.d.I., M.Ag., menandatangani Surat Keputusan Penetapan Penerima Dana Hibah PkM Internal. Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen Institut As-Syifa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, melalui pemberdayaan masyarakat berbasis keilmuan.

Pada tahun 2026, pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan secara terintegrasi sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing program studi. Sebanyak 20 orang dosen Institut As-Syifa terlibat aktif dalam kegiatan ini, baik sebagai ketua maupun anggota tim pelaksana, sehingga pelaksanaan pengabdian menjadi tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika.

Adapun kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan oleh empat program studi, yaitu:

Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir;
Program Studi Manajemen Bisnis Syariah;
Program Studi Manajemen Pendidikan Islam;
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.

Setiap program studi akan melaksanakan kegiatan pengabdian sesuai dengan kompetensi keilmuan masing-masing, sehingga solusi dan pendampingan yang diberikan kepada masyarakat dapat lebih tepat sasaran, aplikatif, dan berkelanjutan. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan hasil pengabdian tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kepala LPPM Institut As-Syifa, Dr. Apri Wardana Ritonga, M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan wujud nyata kehadiran perguruan tinggi dalam menjawab berbagai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tahun 2026 benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Kehadiran dosen Institut As-Syifa harus mampu memberikan solusi, pendampingan, dan pemberdayaan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Selain itu, kami juga berharap melalui berbagai program pengabdian yang dilaksanakan, nama Institut As-Syifa semakin dikenal luas oleh masyarakat sebagai perguruan tinggi yang aktif, produktif, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat,” ujarnya.

Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 juga menjadi sarana bagi dosen untuk mengimplementasikan hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan ke dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi tidak hanya berhenti pada aktivitas pembelajaran dan penelitian, tetapi juga diwujudkan melalui kegiatan pengabdian yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

Melalui pendanaan internal ini, Institut As-Syifa terus memperkuat budaya akademik yang berorientasi pada kebermanfaatan. Sinergi antara dosen, program studi, LPPM, dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan program-program pengabdian yang inovatif, berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

LPPM Institut As-Syifa mengucapkan selamat kepada seluruh dosen penerima Dana Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026. Diharapkan setiap tim pelaksana dapat menjalankan kegiatan sesuai dengan jadwal dan panduan yang telah ditetapkan, serta menghasilkan luaran yang berkualitas sebagai bentuk akuntabilitas pelaksanaan program pengabdian.

Loading

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

thirteen − 4 =